Santri Belajar di Rumah, Guru Belajar di Madrasah Ramadhan

Selama libur Ramadhan dan Idul Fitri, seluruh santri Pesantren Hidayatullah Surabaya melaksanakan pembelajaran di rumah masing-masing. Sementara itu, para guru mengikuti Madrasah Ramadhan di kampus utama Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kapasitas spiritual para pendidik, agar senantiasa menjadi teladan bagi santri dalam mengamalkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Madrasah Ramadhan ini berpusat di Masjid Aqshal Madinah, di mana para guru melaksanakan iā€™tikaf sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan yang penuh berkah.

Rangkaian Madrasah Ramadhan mencakup berbagai kegiatan ibadah yang berlangsung secara intensif selama 10 hari terakhir ramadhan bagi seluruh aktivis Pesantren Hidayatullah Surabaya. Di antaranya adalah shalat Tarawih berjamaah dengan bacaan 1 juz per malam, I’tikaf, serta kajian kitab yang diadakan setelah shalat Subuh, Dzuhur, dan Ashar.

Kepala Badan Pengurus Pesantren Hidayatullah Surabaya, Ustadz H. Samsuddin, menuturkan bahwa “acara ini merupakan wujud komitmen kami dalam membina para pendidik agar memiliki kedalaman ilmu dan keistiqamahan ibadah, sehingga mampu menanamkan nilai-nilai keislaman yang kokoh kepada para santri dan masyarakat luas.”

Pesantren Hidayatullah Surabaya senantiasa berikhtiar untuk mencetak generasi yang berkarakter kuat, memiliki akhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin umat di masa depan. Melalui program-program seperti Madrasah Ramadhan, Hidayatullah berkomitmen untuk terus membangun ekosistem pendidikan berbasis tauhid yang holistik, membina insan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian sosial.

Red. Humaspphsby

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *