Wisuda Al-Qur’an Tahfidz & Tahsin SD Luqman Al-Hakim

SD Luqman Al-Hakim Surabaya menggelar acara Wisuda Al-Qur’an Tahfidz XVI & Tahsin VI 2025-2026 di Aula Sulaiman Lantai 3 SD Luqman Al-Hakim, Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya (29/11/2025). Mengusung tema “Al-Qur’an Penuntunku, Dakwah Pengabdianku”, acara ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat cinta Al-Qur’an dan komitmen dakwah sejak usia pendidikan dasar. Wisuda ini dihadiri oleh wisudawan dari program Tahsin dan Tahfidz, para ustadz, wali santri, serta jajaran pengurus Pesantren Hidayatullah Surabaya, yang bersama-sama menyaksikan prosesi apresiasi bagi santri penghafal Al-Qur’an—yakni mereka yang telah menuntaskan hafalan kitab suci sebagai pencapaian tertinggi dalam program Tahfidz di sekolah.

Turut hadir Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Ustadz Choirur Roziqin, S.Ag., M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan urgensi pendidikan Al-Qur’an di tengah tantangan zaman. Beliau menyampaikan bahwa saat ini, persentase anak yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik terus menurun, dan menjadi kemampuan yang semakin langka. “Ayah dan bunda layak bersyukur dan bangga, karena di era sekarang, memiliki anak yang bisa membaca Al-Qur’an saja sudah menjadi nikmat besar. Apalagi jika anak tersebut Allah izinkan naik derajatnya menjadi penghafal Al-Qur’an. Ini adalah kemuliaan yang harus disyukuri, dijaga, dan dilanjutkan,” ujarnya. Sambutan tersebut menggugah rasa syukur para orang tua sekaligus menjadi pengingat bersama tentang besarnya peran keluarga dalam mendampingi generasi Qur’ani.

Kepala Bidang Kepesantrenan Hidayatullah Surabaya, Ustadz Marni Mulyana, Lc., M.Th.I., turut mengapresiasi kualitas pembinaan Al-Qur’an di SD Luqman Al-Hakim. Menurutnya, keberhasilan santri dalam program Tahsin dan terutama Tahfidz bukan sekadar capaian akademik, melainkan amanah besar yang menuntut keberlanjutan adab, kedisiplinan, dan kontribusi dakwah. “Menghafal Al-Qur’an adalah awal dari pengabdian. Dari Surabaya, kita ingin melahirkan generasi kecil yang besar pengaruhnya karena Al-Qur’an,” tegas beliau. Melalui momen ini, Hidayatullah Surabaya berkomitmen untuk terus berikhtiar memperkuat ekosistem pendidikan dan pembinaan Qur’an, meningkatkan mutu pengajaran, serta memperluas ruang kontribusi dakwah santri, dengan harapan setiap anak didik tumbuh sebagai pribadi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan menebarkan manfaat melalui dakwah dan akhlak mulia.

Red. Humaspphsby

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *