STAIL Surabaya Selenggarakan Pembekalan Program ‘Mahasiswa Berkarya’ 

Dalam rangka eksekusi program ‘Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM)’ Kementrian Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia (Kemendikbud RI), Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (STAIL) Surabaya menyelenggarakan program ‘Mahasiswa Berkarya.’

Dalam program itu, STAIL mengirim mahasiswa semester V dan VII kelas takhasus (asrama) ke seluruh sekolah/pesantren/cabang Hidayatullah di Jawa Timur.

Dalam sambutannya di acara pembukaan pembekalan, ustadz. Idris, M.Pd.I, ketua STAIL, menerangkan pentingnya program ‘Mahasiswa Berkarya,’ bagi mahasiswa.

“Program ini akan menghantarkan mahasiswa faham realitas dan problematika kehidupan masyarakat. Sehingga teori yang sudah dipelajari di bangku kuliah, akan diuji secara nyata. Akan banyak pengalaman yang akan didapat,” terang ustadz Idris.

Ustadz asal Sulawesi itu kemudian menggugah semangat mahasiswa, dengan mengutip pernyataan dari ustadz Abdullah Sa’id (alm), pendiri Hidayatullah.

“Pemimpin hebat itu lahir dari ketidaknyamanan. Maka penting untuk mahasiswa keluar dari zona aman untuk terbentuknya jiwa kepemimpinan,” ujar alumnus master pendidikan UINSA ini.

“Sebagai mahasiswa,” sambungnya lagi, “Jangan cuma asyik dan merasa cukup dengan membaca buku-buku sejarah. Tapi, mari ciptakan sejarah!” Gugahnya.

Acara pembekalan yang mengangkat tema; ‘Meneguhkan Kintribusi Mahasiswa dalam Karya untuk Menjadi Pemimpin Di Masa Depan,’ itu akan berjalan selama sepuluh hari. Selanjutnya, para mahasiswa akan langsung menuju tempat tugas masing-masing.

Hadir dalam acara pembekalan, ketua STAIL, pengelola, dosen dan seluruh mahasiswa semester V dan VII program takhasus.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Our Facebook Page
Open chat